Search This Blog

Total Pageviews

Friday, November 19, 2010

Info Seputar Katarak

Katarak adalah kekeruhan pada lensa mata. Lensa mata normal seharusnya bening. Kekeruhan ini akan membuat jalannya sinar masuk kemata, sehingga penglihatan menjadi buram.

Salah Pengertian tentang Katarak :
•Katarak bukan selaput yang menutupi mata
•Katarak bukan terjadi karena penggunaan mata secara berlebihan
•Katarak bukan suatu kanker
•Katarak tidak menular
•Katarak tidak menyebabkan kebutaan permanen

Gejala adanya Katarak :
•Penurunan ketajaman penglihatan tanpa rasa nyeri
•Silau
•Ukuran kacamata menjadi sering berubah
•Perlu cahaya terang untuk membaca
•Semakin rabun pada senja hari
•Melihat ganda dengan satu mata
•Melihat bercak pada lapang pandang satu mata

Penyebab terjadinya Katarak :
•Usia lanjut
•Diturunkan secara genetis
•Komplikasi penyakit kencing manis
•Karena trauma/cedera mata
•Efek samping obat seperti steroid
•Merokok
•Alkohol
•Paparan sinar matahari ( ultra violet ) yang berlebihan
•Komplikasi opersai mata sebelumnya

Klasifikasi Katarak

Ditinjau dari faktor penyebabnya, katarak dapat diklasifikasikan :
•Katarak Congenital (dibawa sejak lahir)
•Katarak Traumatika (didapat karena trauma/benturan)
•Katarak Complikata (didapat karena komplikasi penyakit lain)
•Katarak Degeneratif ( didapat karena degenerasi jaringan)

Ditinjau dari usia penderita, katarak dapat diklasifikasikan :
•Katarak Conginetal (sudah terlihat dibawah usia 1 tahun)
•Katarak Juvinilis (terlihat pada usia 1 - 40 tahun)
•Katarak Sinilis (terlihat pada usia diatas 40 tahun)

Ditinjau dari tingkat kekeruhannya, katarak dapat diklasifikasikan :
•Katarak Insipien (belum rata)
•Katarak Immatur (agak tebal)
•Katarak Matur (putih mutiara)
•Katarak Hypermatur (kortex lensa bola mata cair)

Katarak pada usia lanjut terjadi melalui dua proses, yaitu:
•Penumpukan protein di lensa mata
Komposisi terbanyak pada lensa mata adalah air dan protein. Penumpukan protein pada lensa mata dapat menyebabkan kekeruhan pada lensa mata dan mengurangi jumlah cahaya yang masuk ke retina. Proses penumpukan protein ini berlangsung secara bertahap, sehingga pada tahap awal seseorang tidak merasakan keluhan/gangguan penglihatan. Pada proses selanjutnya penumpukan protein ini akan semakin meluas sehingga gangguan penglihatan akan semakin meluas dan bisa sampai pada kebutaan. Proses ini merupakan penyebab tersering yang menyebabkan katarak yang terjadi pada usia lanjut.

•Perubahan warna pada lensa mata yang terjadi perlahan-lahan seiring dengan pertambahan usia.
Pada keadaan normal lensa mata bersifat bening. Seiring dengan pertambahan usia, lensa mata dapat mengalami perubahan warna menjadi kuning keruh atau coklat keruh. Proses ini dapat menyebabkan gangguan penglihatan (pandangan buram/kabur) pada seseorang, tetapi tidak menghambat penghantaran cahaya ke retina.


Pengobatan Katarak
•Obat - obat katarak berupa obat tetes mata, vitamin atau anti oksidan hanya menghambat proses bertambah matangnya katarak, tetapi tidak dapat mengurangi atau menghilangkan katarak.

•Operasi katarak dilakukan jika penglihatan sudah mengganggu pasien, tidak harus menunggu sampai katarak matang.

•Katarak tidak dapat diatasi dengan laser, akan tetapi harus dengan pembedahan untuk mengeluarkan lensa yang keruh tersebut, kemudian diganti dengan lensa tanam buatan. Operasi katarak dapat dilakukan dengan mikroskop dan mesin FAKOEMULSIFIKASI, yang memafaatkan getaran ultra sonik untuk menghancurkan katarak. Tindakan laser dapat digunakan setelah operasi katarak, apabila kapsul lensa mengalami kekeruhan.












Perbandingan lensa mata normal dan lensa mata penderita katarak













Perbandingan penglihatan pada mata normal dan pada mata penderita katarak

1 comment: